Hari Pertama - Sebuah Mimpi Untuk Djember Yang Lebih Maju
Sabtu, 10 Oktober 2015 merupakan langkah awal bagi kami untuk mulai merintis tim pembangun kabupaten jember. Tim ini terinspirasi dari seorang menteri pendidikan tahun 2015 dimasa pemerintahannya bapak presiden jokowi. Bapak Anies Baswedan, begitu kami memanggilnya.
Melalui program yang dimilikinya, program Turun Tangan kami terinspirasi dengan sebuah gerakan yang mulia yakni membangun negeri untuk Indonesia yang cerdas.
Dalam website program tersebut banyak hal yang tak pernah di fikirkan namun dapat memiliki manfaat yang luar biasa kalau kita mau melaksanakannya.
Sumatera, Malang, Jakarta, Bandung, dan kota lainnya merupakan kota dengan banyak program yang sudah di jalankannya.
Sedini ini kami belum memiliki nama resmi untuk tim.
Tapi kami akan membuat sebuah tim untuk membangun kabupaten Jember.
Kami (Saya dan M. Fadlullah Ar. Rozaq) berdiskusi sebenarnya siapa yang nantinya yang siap membantu dalam membangun desa menata kota. Tentunya kami berharap siapa tersebut adalah pribumi kabupaten Jember.
Sejauh ini, orang mengira bahwa untuk sukses mereka harus ikut jejak orang sudah sukses, pengalaman yang sama dengan orang yang sukses lebih dulu, dan harus memiliki banyak prestasi. Padahal tidak, hal tersebut merupakan pendukung untuk mereka sukses.
Kami hanya dua manusia yang mengartikan bahwa sukses adalah bermanfaat untuk orang lain. Manfaat disini adalah membantu saudara yang BENAR-BENAR membutuhkan. Bukan mereka yang mampu tetapi masih perlu bantuan kita. Inilah yang harus kita temukan, menemukan mereka yang benar-benar membutuhkan.
Kami ingin sukses dengan cara kami, yakni mengabdi dengan tulus. Tulus untuk Jember sebagai kota kelahiran kami.
Banyak kampung yang harus kami bangun dan kembangkan dari segi fasilitas dan teknologi nya.
Kami yakin jalan ini sangat terjal dan curam hanya doa dan usaha yang mampu meratakan jalan tersebut agar mudah untuk di lalui.
"Yaa Rabb, bantu kami dengan cita yang mulia ini. Lekatkan cita ini hingga akhir hayat. Amin"
